Mentan Amran Pastikan Indonesia Siap Hadapi Ancaman La Niña Tahun Depan

Pemerintah mengaku telah memiliki kesiapan dan pengalaman untuk menghadapi perubahan iklim.

Makassar – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia telah siap menghadapi ancaman fenomena curah hujan tinggi La Nina yang diprediksi terjadi tahun depan.

Pemerintah mengklaim telah memiliki kesiapan dan pengalaman matang dalam memitigasi dampak perubahan iklim demi menjaga ketahanan pangan nasional.

“Sudah kita terlatih dengan kondisi itu,” ujar Amran saat ditemui di Makassar, Jumat (23/10).

Pemerintah berkomitmen terus menggenjot program swasembada pangan berkelanjutan sebagai langkah strategis di tengah tantangan iklim.

“Yang jelas, ini swasembada pangan berkelanjutan, insyaallah,” tegasnya.

Amran menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.

Sulawesi Selatan diposisikan sebagai hub pangan utama untuk menyokong kebutuhan wilayah Indonesia bagian timur.

“Ya, harus kita bekerja bersama-sama, kolaborasi,” tutur Amran.

Selain komoditas beras, pemerintah kini memperluas cakupan swasembada hingga ke delapan jenis pangan strategis.

Daftar tersebut mencakup komoditas krusial seperti telur, daging ayam, dan bawang merah.

“Tambah, sekarang kan sudah delapan, telur, ayam, bawang merah,” jelasnya.

Upaya ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan pangan nasional secara konsisten di tengah ketidakpastian cuaca.

Rekomendasi