Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,69 persen ke level 6.363 pada perdagangan sesi pertama hari Rabu (5/8/2026) karena didorong oleh sentimen positif di sebagian besar sektor saham.
Dilansir dari Katadata, data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai transaksi saham mencapai Rp 7,88 triliun dengan volume 20,66 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,35 juta kali.
Kondisi pasar modal domestik siang ini terlihat cukup bergairah dengan catatan sebanyak 436 saham mengalami kenaikan, sementara 179 saham terkoreksi dan 172 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan harga.
Kapitalisasi pasar IHSG tercatat mencapai angka Rp 11.139 triliun di tengah dinamika perdagangan yang masih menyisakan tekanan pada beberapa emiten tertentu.
Saham PT Bach Multi Global Tbk harus kembali mengalami tekanan jual yang signifikan hingga menyentuh batas auto reject bawah (ARB) untuk hari kedua secara beruntun.
Emiten tersebut tercatat merosot 14,45 persen ke level Rp 740 setelah sebelumnya pada perdagangan kemarin juga sempat terperosok sedalam 14,78 persen.
Di sisi lain, mayoritas sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia menunjukkan kinerja positif dengan sepuluh dari sebelas sektor berhasil bergerak di zona hijau.
Sektor bahan baku menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 2,34 persen, yang salah satunya disokong oleh kenaikan harga saham PT Aneka Tambang Tbk sebesar 5,88 persen ke posisi Rp 3.060.
Dinamika pasar domestik ini sejalan dengan kondisi bursa saham di kawasan Asia yang bergerak cukup bervariasi sepanjang sesi perdagangan hari ini.
Indeks Nikkei terpantau menguat 3,47 persen dan Shanghai Composite tumbuh 1,38 persen, namun kondisi berbeda dialami oleh Hang Seng yang tergelincir 0,01 persen dan Straits Times yang turun 0,49 persen.
Terdapat beberapa saham yang masuk dalam jajaran penguatan tertinggi atau top gainers, yakni PT TBS Energi Utama Tbk yang naik 11,86 persen ke Rp 545, PT Kalbe Farma Tbk naik 9,52 persen ke Rp 805, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk yang naik 8,03 persen ke Rp 7.400.
Sementara itu, daftar saham dengan koreksi terdalam atau top losers meliputi PT Bach Multi Global Tbk yang turun 14,45 persen ke Rp 740, PT Medco Energi Internasional Tbk yang turun 4,38 persen ke Rp 1.310, dan PT MD Entertainment Tbk yang melemah 3,83 persen ke Rp 1.005.
Selain pergerakan indeks, pelaku pasar juga mencermati perkembangan ekonomi makro seperti data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan bahwa pabrik masih melakukan ekspansi meski perekrutan karyawan melambat.
Jumlah pengangguran di Indonesia tercatat mengalami penurunan menjadi 7,22 juta orang per bulan Mei.
Daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes juga menjadi sorotan setelah posisi Low Tuck Kwong kini menggeser Prajogo Pangestu dari puncak klasemen.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,69 persen ke level 6.363 pada perdagangan sesi pertama Rabu (5/8/2026), didorong oleh sentimen positif di sebagian besar sektor saham domestik.
Meskipun mayoritas pasar bergairah dengan 436 saham mencatatkan kenaikan dan kapitalisasi pasar mencapai Rp 11.139 triliun, saham PT Bach Multi Global Tbk justru kembali terperosok hingga menyentuh batas auto reject bawah (ARB) sebesar 14,45 persen ke level Rp 740.
Kinerja positif IHSG ini selaras dengan penguatan bursa saham Asia seperti Nikkei dan Shanghai, di tengah sentimen makroekonomi terkait penurunan angka pengangguran di Indonesia menjadi 7,22 juta orang per Mei.
