Jakarta, – Bisnistalk.com – Penguatan indeks saham domestik pada perdagangan Kamis (2/7) ditopang lonjakan sejumlah saham berkapitalisasi kecil dan menengah, dengan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) serta PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) tampil sebagai penopang utama di jajaran top gainer. IHSG ditutup naik 0,87% atau 49,44 poin ke level 5.744, setelah bergerak positif sepanjang sesi perdagangan.
BNBR mencatat kenaikan paling tinggi di antara saham-saham yang menguat, yakni 16,67% ke Rp 105. VKTR menyusul dengan lonjakan 15,22% ke level 530. Dari kelompok saham lain, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) milik Prajogo Pangestu juga menguat 8,70% ke Rp 1.500, sementara PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) milik Grup Emtek naik 6,85% ke Rp 515.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan aktivitas pasar tetap ramai. Sepanjang hari ini, volume transaksi mencapai 20,41 miliar saham dengan frekuensi 1,51 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar tercatat Rp 10.086 triliun, sedangkan total nilai transaksi menembus Rp 11 triliun.
Secara sektoral, sembilan dari sebelas sektor di BEI berakhir di zona hijau. Sektor industri menjadi penggerak paling kuat setelah naik 2,97% secara sektoral. Di dalam sektor ini, PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat 3,52% ke Rp 22.800, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) naik 3,48% ke Rp 119, dan PT Green Power Group Tbk (LABA) bertambah 6,10% ke Rp 87.
Jika dilihat dari sisi nilai transaksi, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai Rp 989,49 miliar. Di bawahnya ada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 841,39 miliar, lalu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 770,94 miliar.
Untuk daftar saham yang paling menguat pada perdagangan hari ini, BNBR dan VKTR menempati dua posisi teratas. Berikut rinciannya:
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 16,67% ke level 105.
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik 15,22% ke level 530.
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 7,19% ke level 1.715.
Sementara itu, pada kelompok top loser, tekanan jual paling besar dialami PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Ketiganya masuk daftar saham yang terkoreksi pada akhir perdagangan.
Rincian saham yang melemah adalah sebagai berikut:
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) turun 5,41% ke level 5.250.
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) turun 5,04% ke level 6.600.
- PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun 3,59% ke level 1.745.
