Wamentan Alim Setiawan Jalani Masa Transisi Sebelum Lepas Jabatan Rektor IPB

Jakarta – Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet segera menjalani masa transisi jabatan sebagai Rektor IPB University usai dilantik menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.

Alim menegaskan bahwa proses pelepasan jabatan rektor tidak dapat dilakukan secara instan karena memerlukan tahapan administratif yang ketat.

“Status rektor tentu ada masa transisi, saat ini kemarin saya sudah berkoordinasi dengan empat organ,” kata Alim di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (21/10).

Koordinasi tersebut bertujuan untuk membahas status kepemimpinan kampus sekaligus menyerap aspirasi internal sivitas akademika.

Ia memproyeksikan proses pergantian posisi rektor akan memakan waktu paling lama satu bulan.

Durasi tersebut mengacu pada mekanisme internal yang pernah diterapkan IPB sebelumnya saat terjadi pergantian serupa.

“Kalau mengikuti yurisprudensi tahun lalu kurang lebih maksimal satu bulan transisi,” ujarnya.

Alim menjelaskan bahwa pergantian antarwaktu harus melalui mekanisme formal di Senat Akademik dan Dewan Majelis Wali Amanat.

Selain aspek administratif, ia juga tengah mempertimbangkan jadwal wisuda mahasiswa yang akan berlangsung pada 28 Oktober, 11 November, dan 12 November.

Menurut Alim, proses transisi harus memastikan seluruh dokumen ijazah dapat ditandatangani oleh pejabat yang sah.

“Harapannya bisa ditandatangani rektor yang definitif,” kata Alim.

Alim Setiawan Slamet resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (15/10).

Sebelum mengemban tugas negara, Alim merupakan akademisi senior di Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University.

Rekomendasi